Serang – Peringati HUT Inspektorat Jenderal ke-57 Tahun 2023, Inspektorat Jenderal Kementerian Hukum dan HAM menggelar Seminar Kolaborasi dengan Dharma Wanita Persatuan Kemenkumham dengan Tema “Mewujudkan Keluarga Berintegritas”, Jum’at (03/11).
Kegiatan diikuti jajaran Dharma Wanita di Unit Utama, Kantor Wilayah dan Satuan Kerja di lingkungan Kemenkumham.
Bicara tentang Keluarga Integritas, mengutip sebuah kalimat hikmah, Inspektur Jenderal Kemenkumham, Razilu menyampaikan jika “Wanita adalah tiang negara. Apabila wanitanya baik maka baik pula negara. Apabila wanitanya rusak maka akan rusak pula negara.”
“Itu membuktikan jika perempuan memiliki peran dalam meningkatkan integritas di berbagai lingkungan mulai dari lingkungan keluarga, lingkungan kerja hingga lingkungan komunitas”, ujar Razilu.
Integritas sendiri berasal dari bahasa latin “integrate” yang artinya komplit, tanpa cacat atau sempurna. Integritas adalah suatu sikap yang utuh antara prinsip-prinsip moral dengan perbuatan yang lahir atau lebih sederhana lagi adalah kesatuan antara sikap dengan nilai-nilai moral yang dipegang.
“Salah satunya contohnya, ketika berada di lingkungan kerja, perempuan bisa menjadi agen pencegahan korupsi dengan mengkampanyekan gaya hidup sederhana, tidak pamer kekayaan dan memakai hal/benda yang wajar”, sambungnya.
Lantas, bagaimana untuk mewujudkan “Keluarga Berintegritas”?
Dalam pesannya, Razilu bilang, “Keluarga Berintegritas” dimulai dari kesadaran dan keyakinan bahwa kapan saja dan dimana saja selama 24 jam kita selalu diawasi oleh Dzat Yang Maha Melihat dan Maha Mengawasi.
“Semai dan pupuk dalam relung hati bahwa ketenangan, kebahagian, dan kemulian hanya ada pada gaya hidup sederhana dengan memanfaatkan rezeki yang halal, bukan ada pada gaya hidup hedonisme”, ujar Razilu.
Ia berharap, semoga seminar ini dapat mewujudkan kemanfaatan bagi individu dan organisasi untuk Kemenkumham yang lebih baik serta diharapkan seluruh Insan Pengayoman beserta keluarga dapat menginternalisasi dan mengaktualisasikan nilai-nilai integritas untuk dapat diaplikasikan pada pelaksanaan tugas maupun kehidupan sehari-hari. (Humas Kemenkumham Banten)