KENOTARIATAN

PENGAMBILAN SUMPAH DAN PELANTIKAN NOTARIS BARU DAN PINDAHAN

  • Notaris Baru yang telah menerima Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia mengenai tentang pengangkatan sebagai notaris, wajib menyampaikan permohonan sumpah dan pelantikan kepada Kepala Kantor Wilayah dalam kurun waktu maksimal 60 (enam puluh hari) sejak tanggal keputusan.
  • Notaris Pindahan (pindah wilayah kerja) yang telah menerima Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia mengenai tentang perpindahan notaris, wajib menyampaikan permohonan sumpah dan pelantikan kepada Kepala Kantor Wilayah dalam kurun waktu maksimal 60 (enam puluh hari) sejak tanggal keputusan.

 

SYARAT SUMPAH DAN PELANTIKAN NOTARIS BARU / NOTARIS PINDAHAN :

 

  1. Surat permohonan sumpah dan pelantikan ditujukan kepada Kepala Kantor Wilayah
  2. Fotokopi SK Menkumham tentang Pengangkatan Notaris
  3. Fotokopi SK Menkumham tentang Perpindahan Notaris (bagi Notaris Pindahan)
  4. Fotokopi Berita Acara Sumpah Pengangkatan I (bagi Notaris Pindahan)
  5. Fotokopi Ijasah S1 & S2 (legalisir dari perguruan tinggi)
  6. Pasfoto 4x6 (latar belakang merah) sebanyak 2 (dua) lembar
  7. Fotokopi KTP
  8. Fotokopi Surat Keterangan Sehat dari Rumah Sakit / Puskesmas / Klinik (legalisir dari tempat yang mengeluarkan)
  9. Fotokopi SKCK dari Kepolisian (legalisir dari kepolisian)
  10. Surat Keterangan dari Majelis Pengawas Daerah (MPD) Notaris (sesuai wilayah kerja).
  11. Bukti Pembayaran PNBP untuk Sumpah Notaris sebesar 2.500.000,- (Besaran PNBP berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2019 tentang Jenis dan Tarif PNBP yang berlaku di Kemenkumham). Kode  Voucher pembayaran diakses melalui menu SIMPADHU pada ahu.go.id, dibayarkan ke bank persepsi yang telah ditunjuk (BNI, BJB)

Cetak   E-mail